-->







1.1.TEMPAT
OBSERVASI :
1.
1.1SD N 105296 PERCUT HILIR KEC. PERCUT SEI TUAN KAB.DELI
SERDANG SUMATERA UTARA
1.12. SD.N. 107402 SAENTIS KEC. PERCUT SEI TUAN KAB.DELI SERDANG
SUMATERA UTARA
1.2.
WAKTU /TGL : 12 DESEMBER 2012
1.3.LATAR
BELAKANG :
Matematika merupakan induk dari cabang
ilmu pengetahuan,matematika ini syarat bagi kita yang ingin mencapai cita-cita
menjadi sarjana teknik,astronot,ahli ekonomi dan peneliti .Jadi agar penyerapan(pemahaman
ilmu matematika)pada peserta didik maka kita sebagai calon guru harus
mengetahui dan memahami cara pembelajaran yang dipakai dalam proses belajar
tersebut,agar proses pembelajaran
matematika tidak membosankan dan agar lebih menarik. Oleh karena itu maka kita
membandingkan antara satu sekolah dengan sekolah yang lain . Bagaimana
penggunaan PAKEM dalam pembelajaran disekolah tersebut,apakah sudah maksimal
dan sudah sesuai dengan tujuan PAKEM yang diinginkan seperti yang tertuang dalam tujuan pendidikan
Nasional.
1.4.IDENTIFIKASI
MASALAH:
1.4.1.Apakah sekolah
sudah menggunakan PAKEM
1.4.2.Sudah
seberapa jauh penggunaan PAKEM pada sekolah tersebut
1.4.3 Contoh
pendekatan Proses belajar Matematika berbasis PAKEM yang digunakan pada kedua sekolah tersebut
1.5.TUJUAN OBSERVASI :
Membandingkan
penggunaan Pakem antar satu sekolah dengan sekolah yang lain ,dan hasil akhir dari penggunaan pakem yang
maksimal dan yang tidak masimal terhadap peserta didik waktu diadakan evaluasI
1.6.METODE
PENELITIAN:
Metode yang
digunakan dalam penyusunan laporan observasi ini adalah :
1.6.1. Studi
Pustaka, (memperoleh informasi dari buku dan internet)
1.6.2.
Observasi
1,6.3.
Wawancara
BAB II TEORI DAN PEMBAHASAN
.2.1
PENGERTIAN PAKEM
Pakem
adalah Pembelajaran, Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan.
2.2 TUJUAN PAKEM
2.2.1.
Anak terlibat dan berpikir aktif dalam setiap kegiatan kelas
2.2.2.
Berani mengajukan atau menjawab pertanyaan
2.2.3.
Mampu mengajukan pendapat
2.2.4
.Mampu membuktikan sesuatu
2.2.5. Mampu
memecahkan masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari- hari.
2.3 PELAKSANAAN
PAKEM
2.3.1. Pembelajaran konstruktivistik
2.3.2. Pembelajaran
kontekstual ( CTL )
2.3.3..Pembelajaran
realistik
2.3.4.Pembelajaran
dengan permainan
2.4. PROFIL
PAKEM
2.4.1.Anak terlibat dan berfikir
aktif dalam setiap kegiatan kelas
2.4.2.Berani mengajukan atau
menjawabpertanyaan.
2.4.3.Mampu mengajukan pendapat.
2.4.4.Mampu memecahkan masalah yang dihadapinyan dalam kehidupan
sehari-hari
1. SD N 107402.SAENTIS KEC.PERCUT SEI TUAN KAB.DELI
SERDANG
Pada
SD.N.107402 ini Pakem sudah berjalan sesuai intruksi dari Dinas Pendidikan dan bahkan
PAIKEM juga sudah mulai dijalankan pada proses pembelajaran. Khususnya anak
kelas VI sudah ada guru bidang studi
yang mana meliputi bidang studi :
IPA,MATEMATIKA,BHS.INDONESIA,AGAMA,OLARAGA,BHS.INGGRIS, dan bidang studi yang
lain masih digabung dan diajarkan oleh guru/wali kelas.
Sumber
pembelajaran seperti buku, lingkungan dan Inernet. Dan menggunakan media
seperti komputer, alat-alat peraga, dan benda-benda sekitar
2. SD N 105296 PERCUT HILIR KEC.PERCUT SEI TUAN
KAB.DELI SERDANG
Profil PAKEM pada sekolah ini dengan metode sederhana yaitu
dengan menggunakan sumber,seperti buku, lingkungan. Dan menggunakan media
seperti komputer, alat-alat peraga, dan benda-benda sekitar.Dan pembelajaran disini belum memakai guru bidang studi
kecuali bidang studi agama dan olaraga.
2.4.2 TANGGAPAN MENGENAI
PAKEM
2.4.2.1. SD N
107402.SAENTIS KEC.PERCUT SEI TUAN KAB.DELI SERDANG
PAKEM merupakan metode yang sangat membantu dalam perkembangan
intelektual, keterampilan, aplikasi, dalam diri siswa atau peserta didik.Dengan
penggunaan PAKEM hasil akhir dari pembelajaran jauh lebih baik dari metode
sebelumnya,yaitu metode pembelajaran tradisional yang mana kesan siswa terhadap
pelajaran khususnya matematika ,gurunya sangat keras dan kejam.
2.4.2.2. SD N 105296 PERCUT HILIR KEC.PERCUT SEI TUAN
KAB.DELI SERDANG
PAKEM merupakan metode yang sangat membantu dalam
perkembangan intelektual, keterampilan, aplikasi, dalam diri siswa atau peserta
didik.Dengan penggunaan PAKEM hasil akhir dari pembelajaran jauh lebih baik
dari metode sebelumnya,yaitu metode pembelajaran tradisional yang mana kesan
siswa terhadap pelajaran khususnya matematika ,gurunya sangat keras dan kejam.
2.4.3
PROSES
OBSERVASI :
2.4.3.1 SD. N
107402.SAENTIS KEC.PERCUT SEI TUAN KAB.DELI SERDANG
1. Mendatangi sekolah yang di tuju
2. Melakukan wawancara kepada guru
bidang studi Matematika,yaitu:
Nama
: Tony Robert Tampubolon
Guru :
Bid.Study Matematika untuk kelas VI
3. Melakukan dokumentasi antar siswa
dan guru serta team observasi
4. Membuat hasil laporan
DOKUMENTASI :


|

2.4.2.2. SD N 105296 PERCUT HILIR KEC.PERCUT SEI TUAN
KAB.DELI SERDANG
1. Mendatangi sekolah yang di tuju
2. Melakukan wawancara kepada guru
bidang studi Matematika,yaitu:
Nama
: Roslina S.Pd
Guru :
kelas VI
3. Melakukan dokumentasi antar siswa
dan guru serta team observasi
4. Membuat hasil laporan
D OKUMENTASI :
|



|

BAB III PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
3.1.1.SD N
107402.SAENTIS KEC.PERCUT SEI TUAN KAB.DELI SERDANG
1.Sudah
menggunakan PAKEM bahkan sudah berlanjut
ke PAIKEM
2.PAKEM belum
maksimal dilaksanakan,karena dari segi sarana dan prasarana belum cukup
(tidak memadai) dibanding jumlah siswa yang banyak
3.Contoh –contoh pembelajaran
berbasis PAKEM yaitu:
a. Tanya jawab antar siswa dan guru
serta antar siswa
b.Belajar kelompok.
c.Mengajukan pendapat
d.Memecahkan
masalah yang dihadapinya dalam kehidupan
sehari- hari
e.Anak terlibat dan berfikir aktif
dalam setiap kegiatan kelas.
2.4.2.2. SD N 105296 PERCUT HILIR KEC.PERCUT SEI TUAN
KAB.DELI SERDANG
1.Sudah menggunakan PAKEM
2.PAKEM belum maksimal dilaksanakan,karena dari segi sarana
dan prasarana kurang mendukung.
3.Contoh
–contoh pembelajaran berbasis PAKEM yaitu:
a. Tanya jawab antar siswa dan guru
serta antar siswa
b.Belajar kelompok.
c.Mengajukan pendapat
3.2 SARAN:
3.2.1.Kami
menyarankan untuk para guru agar melakukan pelatihan agar lebih trampil
dan
profesional.
3.2.2.Pengadaan sarana
prasarana pembelajaran yang memadai
3.2.3.Guru bidang studi
khusunya matematika harus mampu menciptakan sebuah metode
pembelajaran yang menarik.
.

0 komentar:
Posting Komentar